Di tengah gempuran budaya global dan derasnya arus informasi digital, semangat nasionalisme di kalangan anak muda kerap dipertanyakan. Generasi Z yang lahir dan tumbuh bersama internet sering dianggap lebih akrab dengan tren luar negeri dibanding sejarah bangsanya sendiri. Namun, apakah benar nasionalisme mereka telah pudar?
Tantangan dan Harapan
Meski begitu, semangat itu tidak lepas dari tantangan. Dunia maya kerap menjadi arena penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga polarisasi politik yang bisa mengikis rasa persatuan. Di sinilah pentingnya literasi digital: kemampuan memilah informasi, berpikir kritis, dan mengelola emosi dalam berinteraksi di ruang publik daring.
Sari dkk. (2023) mengingatkan bahwa lemahnya nasionalisme anak seringkali bukan karena sikap apatis, tetapi karena kurangnya dukungan lingkungan baik keluarga maupun sekolah dalam menanamkan identitas kebangsaan secara relevan. Membangun nasionalisme di era gadget tidak bisa lagi dilakukan dengan cara lama. Dibutuhkan pendekatan kreatif: kurikulum yang adaptif, kegiatan kolaboratif, dan kampanye digital yang menggugah.
Menyala di Dunia Maya
Generasi Z mungkin hidup di dunia layar, tetapi di balik notifikasi dan tagar, tersimpan potensi besar untuk membangkitkan kembali cinta tanah air. Mereka bukan generasi yang kehilangan nasionalisme, melainkan generasi yang sedang menciptakan versi barunya yaitu; versi yang hidup, interaktif, dan mengakar di dunia digital. (***)
Penulis: Alya Putri Ramadhani
Daftar Pustaka
Kusumaningrum, D. N., & Sulistyaningsih, T. (2021). The Internalization of Nationalism and Pancasila for Teenagers as the Value to Living in the Era of Digital Transformation. Journal of Community Service and Empowerment, 3(2), 77–87. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jcse/article/view/20595
Listiarum, F., & Mediatati, N. (2022). Cultivating Students’ Nationalism Attitudes through Scout Extracurricular. Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter, 2(1).
https://journals.unisba.ac.id/index.php/masagi/article/view/6304
Sari, M. N., Asmawati, A., Melisa J., Syafitri, D., Annesta, D., & Afandi, A. (2023). Lack of Nationalism in Children: Challenges and Efforts to Strengthen National Identity in the Contemporary Era. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(2).
https://rayyanjurnal.com/index.php/qistina/article/view/669
Zulfaida, A., Arifin, M., Supriadi, & Misyanto. (2025). Nationalism Education in the 21st Century: A Study of Civic Instruction Among Indonesian Youth. International Journal of Sustainable English Language, Education, and Science (IJSELES), 2(1).
https://ejournal.cwcu.ac.id/index.php/IJSELES/article/view/81


Generasi muda Indonesia menunjukkan nasionalisme digital melalui interaksi di media sosial. 


