Tarakan, Redaktif.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) pada Jumat, 9 Januari 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi menyampaikan bahwa hingga pukul 01.15 WITA, sejumlah wilayah masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
“Potensi cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 01.20 WITA,” kata Sulam Khilmi dalam keterangan tertulis BMKG.
Wilayah yang diprakirakan terdampak meliputi sejumlah kecamatan di Kabupaten Bulungan, yakni Tanjung Palas, Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas Utara, Tanjung Selor, Tanjung Palas Tengah, Peso, Peso Hilir, dan Sekatak. Selain itu, potensi cuaca ekstrem juga terpantau di Kabupaten Malinau, khususnya Kecamatan Malinau Selatan dan Malinau Selatan Hulu, serta wilayah sekitarnya.
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca ini berpeluang meluas ke wilayah lain, termasuk Kecamatan Tanjung Palas Timur di Kabupaten Bulungan.
“Cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 04.00 WITA,” ujarnya.
Berdasarkan peta peringatan dini BMKG, sebagian wilayah Kalimantan Utara saat ini berada pada level waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat. Sementara itu, potensi angin kencang terpantau di wilayah Kota Tarakan dan Kabupaten Tana Tidung.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi, terutama bagi warga yang beraktivitas pada dini hari.
Informasi cuaca terkini dan pembaruan peringatan dini dapat diakses melalui kanal resmi BMKG atau layanan pemantauan cuaca real-time di laman nowcasting.bmkg.go.id. (*)
Editor: Nicky Saputra


Ilustrasi 


