Tarakan, redaktif.id – Salah satu ruas Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Tarakan Barat, terpantau mengalami kerusakan cukup parah. Dari pantauan di lapangan, badan jalan dipenuhi lubang-lubang aspal yang rusak dan genangan air saat hujan turun. Kondisi ini dinilai membahayakan pengendara, terutama roda dua, karena lubang kerap tertutup air sehingga sulit terlihat.
Tak hanya saat hujan, ketika cuaca kering pun permukaan jalan tetap bermasalah. Aspal yang terkelupas meninggalkan banyak lubang dan bagian jalan yang bergelombang. Situasi makin berisiko pada malam hari, karena ruas jalan tersebut disebut minim Penerangan Jalan Umum (PJU) sehingga rawan kecelakaan lalu lintas.
Kerusakan jalan ini disebut sudah berlangsung lama dan terkesan dibiarkan tanpa perbaikan menyeluruh. Di beberapa titik terlihat upaya penanganan hanya dilakukan oleh warga setempat dengan menimbun jalan menggunakan material bebatuan dan pecahan semen. Namun upaya tersebut belum efektif, sebab saat hujan genangan kembali muncul dan timbunan mudah tergerus sehingga lubang kembali terbentuk.
Di sisi kiri dan kanan jalan juga tampak parit dangkal berpasir yang diduga belum mampu mengalirkan air dengan baik ketika hujan deras. Akibatnya, air menggenang di badan jalan dan memperparah kerusakan.
Sejumlah pengendara yang melintas pun mengeluhkan kondisi tersebut. Arhan, warga Pasir Putih yang sering melewati jalan itu, menyebut kerusakan tidak hanya berbahaya bagi pengendara roda dua, tetapi juga kendaraan roda empat.
“Mobil saya beberapa kali bumpernya sering nyangkut kalau lewat di jalan ini. Jadi harus hati-hati. Kalau bisa ada perbaikan segeralah. Karena jalan ini setiap hari dilewati pengendara,” terang Arhan saat diwawancara redaktif ketika melintas di lokasi pada Senin, 5 Januari 2026.
Keluhan serupa juga disampaikan Fatimah, warga yang tinggal di sekitar ruas jalan tersebut. Menurutnya, kerusakan sudah terjadi sejak lama dan terus membesar karena sering tergenang air serta dilalui banyak kendaraan.
“Kalau lama-lama dibiarkan terus bisa-bisa malah tambah parah kerusakannya,” sebut Fatimah saat dijumpai ketika sedang berbelanja tak jauh dari jalan tersebut.
Warga berharap ada perhatian dan penanganan segera agar jalan kembali aman dilintasi, terutama saat hujan dan pada malam hari ketika jarak pandang terbatas. (*)
Editor: Nicky Saputra


TERGENANG : Tampak air menggenangi permukaan jalan. Jalan ini juga berlubang dan dapat membahayakan pengendara yang melintas. (Foto : Redaktif.id) 


