Sedekah merupakan salah satu amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Namun di antara sekian banyak waktu yang baik untuk bersedekah, hari Jumat memiliki kedudukan istimewa. Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari; pada hari inilah berbagai amalan kebaikan, termasuk sedekah, diberi pahala yang berlipat ganda.
Berikut rangkaian keutamaan sedekah di hari Jumat yang patut kita hidupkan dalam keseharian.
Hari Penuh Keberkahan
Jumat adalah hari yang penuh berkah dan memiliki posisi khusus dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda, “Hari terbaik di mana matahari terbit adalah hari Jumat…” (HR. Muslim).
Pada hari ini, pintu-pintu rahmat Allah SWT dibuka lebih luas bagi hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh beribadah dan beramal shalih. Karena itu, sedekah yang dikeluarkan di hari Jumat menjadi bagian dari rangkaian ibadah yang sarat keberkahan.
Sedekah Jumat, Pahala Berlipat Ganda
Secara umum, sedekah dianjurkan kapan saja. Namun, bersedekah pada hari Jumat memiliki nilai lebih karena bertepatan dengan hari mulia. Keberkahan hari Jumat menjadikan pahala sedekah semakin besar.
Dalam praktik kehidupan sehari-hari, membiasakan sedekah di hari Jumat diyakini akan menambah keberkahan rezeki dan kehidupan, baik bagi yang memberi maupun yang menerima. Sedikit yang kita keluarkan bisa menjadi sumber kebahagiaan dan keringanan bagi orang lain.
Wujud Syukur atas Nikmat Allah
Jumat juga menjadi momentum untuk merenungi betapa banyak nikmat yang Allah SWT limpahkan kepada kita. Sedekah menjadi salah satu cara terbaik untuk mengekspresikan rasa syukur tersebut.
Dengan mengeluarkan sebagian rezeki yang kita miliki, kita menunjukkan kepedulian kepada sesama sekaligus mengakui bahwa semua rezeki pada hakikatnya berasal dari Allah SWT.
“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah sebaik-baik pemberi rezeki.” (QS. Saba: 39)
Ayat ini menegaskan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta. Justru Allah menjanjikan pengganti yang lebih baik bagi setiap kebaikan yang dikeluarkan dengan ikhlas.
Menghapus Dosa dan Kesalahan
Sedekah juga menjadi salah satu sebab dihapuskannya dosa. Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi).
Memperbanyak sedekah di hari Jumat bisa menjadi sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon ampunan atas berbagai kesalahan yang kita lakukan, baik disadari maupun tidak.
Menambah Keberkahan Rezeki
Sedekah adalah salah satu kunci terbukanya pintu rezeki. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah sedekah itu mengurangi harta.” (HR. Muslim).
Justru di hari yang penuh berkah seperti Jumat, sedekah yang kita keluarkan menjadi jalan datangnya keberkahan rezeki. Bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga ketenangan hati, kelapangan urusan, dan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan.
Pengingat Kematian dan Bekal Akhirat
Jumat juga memiliki keterkaitan dengan kematian. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa hari Jumat adalah hari yang baik untuk meninggal dunia. Hal ini mengingatkan kita bahwa kehidupan di dunia tidaklah abadi.
Dengan bersedekah pada hari Jumat, kita dilatih untuk mengingat kematian dan menyiapkan bekal terbaik untuk akhirat.
Rasulullah SAW bersabda, “Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim).
Sedekah yang kita lakukan—terutama dalam bentuk sedekah jariyah yang manfaatnya terus dirasakan—akan menjadi amal yang pahalanya terus mengalir meski kita telah tiada.
Menguatkan Kepedulian Sosial
Dimensi sosial sedekah sangat besar. Dengan memperbanyak sedekah di hari Jumat, kita turut meringankan beban saudara-saudara yang hidup dalam kesulitan; mulai dari tetangga, kerabat, hingga kaum dhuafa yang sering luput dari perhatian.
Islam mendorong umatnya untuk saling menolong dan peduli. Sedekah menjadi jembatan yang menghubungkan kelompok yang berkelebihan dengan mereka yang kekurangan, sehingga tumbuh rasa persaudaraan dan solidaritas di tengah masyarakat.
Sedekah dan Waktu Mustajabnya Doa
Hari Jumat dikenal sebagai hari terkabulnya doa, karena di dalamnya terdapat satu waktu mustajab di mana doa seorang muslim yang memohon kepada Allah SWT tidak akan ditolak. Dalam sebuah hadis disebutkan:
“Di hari Jumat terdapat suatu waktu, jika seorang hamba muslim berdoa kepada Allah ketika itu, niscaya Allah akan mengabulkan doanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Bersedekah di hari Jumat bisa menjadi salah satu bentuk ikhtiar agar doa-doa yang kita panjatkan semakin dekat dengan pengabulan. Sedekah membersihkan hati, menumbuhkan keikhlasan, dan menghadirkan harapan besar akan rahmat Allah SWT.
Di tengah berbagai kesibukan, menyisihkan sedikit rezeki setiap Jumat bisa menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar—baik di dunia maupun di akhirat. Redaktif.id akan terus menyiarkan informasi berita islami khusus edisi Jumat di rubrik ‘kabar baik hari ini’. (***)
Sumber : baznas.go.id


Ilustrasi Sedekah 


