Tarakan  PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kalimantan Utara (UP3 Kaltara) menyiapkan langkah strategis untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). PLN menyiagakan 11 posko siaga di sejumlah titik strategis yang didukung 168 personel gabungan bersama Tim Pelayanan Teknik selama 24 jam.

Manager PLN UP3 Kaltara, Dody Suhendra, mengatakan personel siaga tersebut disiapkan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus bergerak cepat jika terjadi gangguan di lapangan.

“Seluruh personel siap menjaga sistem kelistrikan tetap andal dan melakukan penanganan cepat apabila terjadi gangguan,” ujarnya.

Kesiapsiagaan tersebut juga didukung sejumlah peralatan, yakni 6 unit UPS, 10 unit genset bergerak, 3 unit kabel bergerak, serta 37 kendaraan operasional untuk menunjang mobilisasi petugas selama periode siaga.

Dari sisi kecukupan pasokan, Dody menyebut daya mampu sistem kelistrikan Kalimantan Utara mencapai 152 MW, dengan beban puncak sekitar 114 MW, sehingga tersedia cadangan daya 38 MW per 25 Desember 2025. Sementara itu, PLN memproyeksikan beban puncak saat malam pergantian Tahun Baru 2026 mencapai 67,6 MW.

“Kondisi ini memberikan ruang yang cukup untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal. Kami juga melakukan pemantauan intensif dan pengelolaan sistem berlapis untuk memastikan stabilitas pasokan menjelang puncak Tahun Baru,” katanya.

Tak hanya mengamankan sistem kelistrikan, PLN juga memastikan dukungan bagi mobilitas masyarakat. PLN UP3 Kaltara menyiapkan 6 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Kalimantan Utara agar dalam kondisi prima selama Nataru.

Selama masa siaga, PLN menetapkan sejumlah objek vital dan fasilitas publik sebagai prioritas pengamanan, mulai dari rumah ibadah, bandara, pelabuhan, tempat wisata, hingga fasilitas pelayanan publik lainnya. PLN menempatkan petugas siaga khusus dan melakukan pemantauan berkala di lokasi-lokasi tersebut untuk menjaga kenyamanan masyarakat selama rangkaian perayaan berlangsung.

Mengantisipasi potensi gangguan termasuk cuaca ekstrem, PLN juga menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan gangguan serta koordinasi lintas instansi.

“PLN berkoordinasi secara intens dengan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan BPBD agar respons cepat, terkoordinasi, dan efektif apabila terjadi kondisi darurat atau gangguan akibat faktor eksternal,” tutur Dody.

Untuk layanan pelanggan, PLN menyiapkan sejumlah kanal komunikasi resmi. Masyarakat dapat melaporkan gangguan dan mengakses layanan melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, serta Posko Siaga Nataru yang tersebar di Kalimantan Utara. Informasi kondisi kelistrikan dan proses pemulihan juga disampaikan melalui akun Instagram resmi pln_up3kaltara

Editor: Nicky Saputra

Tags:20252026kaltaraNataruPLNUP3 Kaltara